![]()
Barnabas merupakan orang Yahudi dari suku Lewi yang hidup dan lahir pada abad pertama. Ia tinggal dan berkarya di Siprus. Nama aslinya adalah Yusuf, tetapi para rasul memberinya nama baru yaitu Barnabas yang berarti “anak penghiburan.” Walaupun ia bukan berasal dari 12 rasul Yesus, Santo Lukas tetap menyebut Barnabas sebagai rasul Yesus karena tugas khusus yang Tuhan berikan padanya.
Setelah menjadi pengikut Kristus, Barnabas menjual semua hartanya dan memberikan uangnya kepada para rasul. Barnabas dikenal sebagai pribadi yang baik hati, lemah lembut serta mempunyai semangat yang besar untuk menunjukkan cintanya kepada Yesus. Kemudian, Barnabas pergi ke Anthiokia yang merupakan kota terbesar ke 3 dalam kerajaan Romawi. Di Anthiokia, untuk pertama kalinya pengikut Yesus disebut Kristen dan Barnabas merasa perlu bantuan. Lalu, Barnabas teringat pada Paulus dari Tarsus dan ia sangat yakin bahwa kisah pertobatan Paulus adalah tulus dan benar adanya. Maka, Barnabas meyakinkan Petrus juga akan pertobatan Paulus.
Kemudian, Barnabas meminta agar Paulus bergabung bersamanya dalam menyebarkan ajaran Yesus. Dengan penuh rendah hati, Barnabas tidak merasa khawatir untuk berbagi tugas dan tanggung jawab dengan orang lain. Terlebih lagi, Barnabas percaya bahwa Paulus dikaruniai anugerah yang luar biasa dari Tuhan.

Barnabas dan Paulus pun pergi bersama untuk melaksanakan perutusan mereka. Mereka banyak mengalami penderitaan dan banyak menerima ancaman kehilangan nyawa. Akan tetapi, itu semua membuahkan hasil dengan memenangkan banyak jiwa bagi Yesus dan gereja.
Sampai suatu hari, Barnabas berpisah dengan Paulus dan ia bergabung dengan sepupunya yang bernama Yohanes Markus. Lalu, mereka pergi mewartakan Injil ke Siprus dan disana mereka berhasil membuat orang banyak percaya akan pewartaan mereka. Barnabas pun dijuluki “Rasul dari Siprus” dan ia meninggal dunia sebagai martir Kristus dengan cara dirajam sampai mati ditahun 61.
