Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Erasmus dari Formia, Uskup dan Martir (2 Juni)

Erasmus of Formia | Wiki & Bio | Everipedia Erasmus lahir sekitar abad ke-3 dan ia merupakan Uskup Formia, Italia. Selama penganiayaan terhadap orang-orang Kristen di bawah pimpinan Kaisar Diokletianus yang terjadi antara tahun 284-305 dan masa pemerintahan Maximianus Hercules, Erasmus meninggalkan keuskupannya dan pergi ke Gunung Libanus, di mana ia bersembunyi disana selama 7 tahun. Sampai suatu hari, seorang malaikat menampakkan diri kepadanya dan menasehatinya untuk kembali ke kotanya.

Dalam perjalanan kembali ke daerah keuskupannya, Erasmus bertemu dengan beberapa pasukan yang menanyainya. Erasmus mengakui bahwa ia adalah seorang Kristen dan mereka membawanya ke pengadilan di Antiokhia sebelum ke Kaisar Diokletianus. Setelah menderita akibat siksaan, ia diikat dengan rantai dan dimasukkan ke penjara , tetapi malaikat datang dan membantunya untuk melarikan diri.

St Erasmus of Formia’s Day | Pagan Calendar

Erasmus melewati Likia, dan ia membesarkan seorang putra dari salah satu warga tersohor disana. Hal ini membuat banyak orang dibaptis dan menarik perhatian Kaisar Maximianus. Lalu, Kaisar Maximianus memerintahkan Erasmus untuk ditangkap dan Erasmus tetap berpegang teguh pada imannya. Karena marah, Kaisar Maximianus mengurung Erasmus di drum kayu yang penuh dengan paku tajam, lalu digelindingkan menuruni bukit. Namun, Erasmus selamat karena campur tangan malaikat yang menolongnya. Meskipun mengalami penyiksaan, Erasmus berhasil selamat dan melarikan diri. Kemudian, Erasmus muncul di Provinsi Romawi Iliria . Disana Erasmus dengan gagah berani berkhotbah tentang iman Kristiani dan membaptis banyak orang menjadi Kristen. Erasmus juga diceritakan terus berkhotbah bahkan walaupun petir menyambar tanah di sampingnya. Hal ini mendorong para pelaut yang berada dalam bahaya akibat badai dan petir memohon bantuan doanya. Aliran listrik di tiang-tiang kapal dibaca sebagai tanda perlindunganNya. Kemudian Erasmus memiliki sebutan yaitu, “St. Elmo’s Fire”.

Pada akhirnya, Erasmus ditangkap lagi dan kali ini ia dihukum mati serta meninggal dunia sebagai martir. Santo Erasmus dihormati sebagai santo pelindung para pelaut dan penderita sakit perut. 

Leave a comment