Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santa Marta, Pengaku Iman (29 Juli)

Oils

Marta hidup pada abad pertama di Bethany, Israel. Ia merupakan saudari dari Maria dan Lazarus. Mereka bertiga adalah sahabat-sahabat baik Yesus. Marta dan Maria selalu senang jika Yesus datang mengunjungi mereka. Marta sangat senang melayani Yesus dan para muridNya dengan menyiapkan hidangan terbaiknya. Akan tetapi, Marta mulai merasa kerepotan melayani seorang diri, sedangkan Maria saudarinya hanya duduk diam dikaki Yesus sambil mendengarkan serta berbincang-bincang dengan Yesus. Lalu, Marta berkata kepada Yesus, Tuhan, suruhlah dia membantu aku.” Maka, Yesus pun menjawab, kataNya, “Marta, Marta engkau khawatir akan banyak hal, namun hanya satu saja yang perlu. Maria telah memilih bagian yang terbaik.” Perkataan Yesus ini menyadarkan Marta, bahwa ada hal yang lebih penting dari pelayanan, yaitu mendengarkan sabda Tuhan dan berdoa. 

Pelita Hati: 21.07.2019 – Belajar dari Marta dan Maria | SESAWI.NET

Iman Marta semakin diuji ketika saudaranya yang bernama Lazarus meninggal dunia. Ketika Yesus mendengar kabar bahwa Lazarus telah tiada, Yesus segera menyusul Marta dan Maria. Melihat Yesus yang sudah datang, Marta menghampiri Yesus sambil menangis dan berkata, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.” Yesus pun berkata, “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati. Percayakah engkau akan hal ini?” Dengan penuh iman dan percaya, Marta kembali berkata, “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkau-lah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.” Setelah mendengar iman Marta itu, Yesus pun membangkitkan Lazarus dari antara orang mati.

Bacaan Injil, Hari Jumat, 29 Juli 2022 Peringat Wajib St. Marta, Maria ...

Setelah kejadian mujizat itu, Yesus datang kembali mengunjungi 3 sahabatNya itu. Namun, kali ini Marta melayani Yesus dengan penuh sukacita, tanpa mengeluh dan tulus. Cinta yang tulus ini Maria dan Marta tunjukkan dengan mengikuti perjalanan Yesus sampai ke Golgota.

Ada beberapa legenda yang menceritakan kisah hidup Maria dan Marta setelah Yesus naik ke surga. Diceritakan Marta meninggalkan Yudea dan pergi mewartakan Injil ke Tarascon, Perancis. Disana ia menghabiskan waktunya dengan berdoa dan berpuasa sampai diakhir hidupnya. Lalu, Marta meninggal dunia juga disana pada tahun 80 dan dimakamkan di ruang bawah tanah Gereja Collegiate di Tarascon, Perancis.

Leave a comment