Sie Panggilan Paroki Kedoya Gereja St. Andreas mengadakan kegiatan Live In di Biara Kesusteran HSHJ yang berada di daerah Bekasi. Kegiatan Live In ini dikhusukan untuk para Putri yang berusia 10 – 18 tahun agar mereka semakin mengenali kegiatan yang dilakukan oleh para Biarawati, khususnya yang berada di Kongregasi HSHJ sendiri. Terdapat 13 putri yang antusias untuk merasakan kehidupan menjadi seorang Biarawati selama 3 hari 2 malam, yaitu 8 – 10 Agustus 2025.
Pada hari Jumat, 8 Agustus 2025, sekitar pukul 15.30 para peserta yang di dampingi oleh Tim Sie Panggilan pergi bersama – sama dari Gereja St. Andreas, Kedoya menuju Gereja St. Servatius, Kampung Sawah yang menjadi titik bertemu dengan para Suster HSHJ. Para peserta tiba di Biara Kesusteran HSHJ sekitar pukul 16.00 yang disambut dengan hangat oleh Suster Kepala dan para Suster HSHJ dengan sukacita sehingga para peserta yang mengikuti Live In merasakan kehangatan dan keramahan dari para suster HSHJ.
Setibanya di sana, para peserta menyimpan barang bawaan terlebih dahulu. Kemudian acara dilanjutkan dengan Ibadat penyambutan dan penyerahan para peserta kepasa para Suster HSHJ dari perwakilan tim Sie Panggilan. Selain itu, di dalam ibadat ini para peserta diperkenalkan pada kongregasi melalui pemutaran video, serta mendapat penjelasan mengenai ibadat brevir, adorasi, dan meditasi. Sejak awal, para suster mengingatkan bahwa lonceng akan dibunyikan pukul empat pagi sebagai tanda untuk bangun dan bersiap diri. Setelah selesai ibadat, dilanjutkan dengan makan malam bersama, kemudian membersihkan diri, lalu diakhir dengan ibadat penutup dan beristirahat.
Keesokan harinya, Sabtu, 9 Agustus 2025, hari dimulai dengan ibadat pagi pada pukul 04.40 di kapel. Setelah itu, mereka berjalan bersama menuju gereja untuk mengikuti misa. Seusai misa, peserta kembali ke biara dan langsung masuk ke dalam suasana meditasi, menikmati keheningan rohani. Pagi itu dilanjutkan dengan pembersihan kamar dan area biara, sebelum akhirnya mereka berkumpul untuk sarapan bersama. Setelah sarapan, para peserta diajak berdoa damai, mencuci piring, dan bekerja di taman bersama suster Mersi, mencabut rumput serta membersihkan daun-daun kering.
Menjelang siang, mereka belajar lebih dalam mengenai meditasi dan adorasi bersama Suster Ince. Setelah istirahat singkat di halaman, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi berupa pertanyaan untuk mengenal diri sendiri, dipandu oleh Suster Drefin. Pukul 11.35 mereka kembali ke kapel untuk ibadat siang, kemudian makan siang bersama dan beristirahat.
Sore harinya, mereka berkreasi dengan membuat Rosario tangan bersama Suster Meni dan Nova. Setelah menikmati waktu istirahat serta snack, mereka membaca buku rohani dan Kitab Suci di kapel. Hari semakin teduh ketika adorasi dilaksanakan, dilanjutkan dengan ibadat sore. Setelah itu, peserta membantu memasak dan kembali bekerja di taman. Malam pun tiba, mereka makan malam bersama, lalu menikmati rekreasi sebelum menutup hari dengan ibadat malam di lantai tiga. Setelah ibadat penutup, semua diwajibkan menjaga keheningan hingga waktu tidur pukul 22.00.
Hari terakhir, Minggu, 10 Agustus 2025, dimulai lebih awal. Peserta bangun pukul 04.20, lalu berdoa dalam ibadat pagi, dan melanjutkan dengan misa. Seusai misa, mereka bermeditasi sejenak, lalu membersihkan kamar, merapikan pakaian, mencuci kain sprei, serta membersihkan toilet sebagai tanda kesiapan untuk pulang. Pukul 09.30 mereka menikmati sarapan bersama, lalu mengemas barang-barang bawaan.
Sebelum berpisah, ada sesi sharing di lantai tiga, tempat setiap peserta dapat membagikan pengalaman selama live in. Kegiatan ditutup dengan ibadat siang yang dilengkapi nyanyian bersama, dilanjutkan penyerahan peserta kepada wakil orang tua dan tim seksinpanggilan yang menjemput dan diakhiri dengan makan siang. Para suster mempersembahkan 2 lagu sebelum para peserta berpamitan.dengan hati yang penuh syukur serta pengalaman iman yang mendalam.
Sie Panggilan Paroki Kedoya mengucapkan terimakasih kepada para Kesusteran HSHJ, Bekasi yang sudah bersedia memberikan kesempatan yang berharga kepada anak – anak putri kami, sehingga mereka memiliki pengalaman yang berharga ini. Terimakasih juga untuk antusias nya anak – anak putri yang sudah mau mengikuti kegiatan Live In Sie Panggilan Paroki Kedoya. Semoga di kesempatan berikutnya lebih banyak anak – anak yang bisa merasakan kesempatan ini.
Berikut adalah kumpulan foto – foto Live In:
