Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santa Hunna, Pengaku Iman (15 April)

Santa Hunna ( ? – 679) – El Criterio

Hunna hidup pada abad ke 7 di Alsace (Perancis). Ia berasal dari keluarga bangsawan dan ayahnya adalah seorang raja Alsace. Setelah dewasa, Hunna menikah dengan seorang bangsawan dari Hunnaweyer bernama Huno. mereka dikaruniai seorang putera bernama Deodatus yang juga kelak akan menjadi orang kudus.

Hunna menjalani hidupnya dengan devosi penuh kepada Tuhan dan ia merupakan seorang ibu yang saleh. Ia mendidik puteranya sampai menjadi seorang biarawan dan umat Katolik yang sejati. Selain itu, Hunna selalu memulai harinya dengan misa di gereja, lalu pulang ke rumah untuk merawat dan mendidik anaknya. Tetapi, Hunna merasa melayani di rumah saja tidak cukup dan ia merasakan adanya panggilan untuk melayani orang lain.

Kemudian, Hunna mulai merasa prihatin dengan kehidupan para petani dan para penggarap yang ada disekitarnya. Dengan digerakan oleh panggilan dari Tuhan, Hunna mengunjungi rumah-rumah orang miskin yang kotor dan kumuh. Ia juga memberikan pelajaran agama untuk anak-anak petani dan membantu membersihkan rumah mereka, agar mereka lebih memperhatikan kebersihan lingkungan. Meski yang ia kerjakan adalah pekerjaan yang berat, Hunna tidak keberatan karena ia tahu dan sadar, inilah panggilannya dari Tuhan.

Selain itu, Hunna juga mengumpulkan baju kotor dari rumah ke rumah, mencucinya dan menyetrikanya. Jika ia menemukan baju yang sudah tidak layak pakai, ia akan menggantikannya dengan yang baru. Karena kegiatannya ini, orang-orang memanggilnya The Holy Washerwoman (Sang Tukang Cuci Suci). Seiring berjalannya waktu, Hunna mulai memperluas pelayanannya dengan mengajarkan masak, membersihkan anak, merawat dan memandikan para orang jompo.

Hunna tutup usia ditahun 679 di Alsace (Perancis) dan dimakamkan di kota tersebut. Diceritakan terjadinya banyak kejadian mujizat yang dialami oleh para peziarah. Lalu Hunna dikanonisasi tahun 1520 oleh Paus Leo X.

Leave a comment