Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Bernardus dari Clairvaux, Pengaku Iman (20 Agustus)

Bernard de Clairvaux 1090-1153 | Bernard de clairvaux, Saint-bernard ...

Bernardus lahir pada tahun 1090 di Dijon, Perancis. Ia berasal dari keluarga bangsawan dan mendapatkan pendidikan yang baik. Bernardus juga tumbuh menjadi seorang anak laki-laki yang tampan, cerdas, riang gembira dan penuh selera humor. Semua orang senang berada didekatnya. 

Suatu hari, Bernardus mengutarakan keinginannya untuk masuk Biara Cistercian yang terkenal akan hidup rohani yang kontemplatif. Banyak dari teman-temannya dan juga saudara-sudaranya yang berusaha menggagalkan niat Bernardus tersebut. Akan tetapi, malah Bernardus berhasil meyakinkan panggilan hidup rohaninya, sehingga semua saudaranya, seorang pamannya dan juga 26 temannya turut serta bergabung dengan Bernardus untuk menjalani hidup membiara. 

Selang 3 tahun kemudian, Bernardus diutus untuk mendirikan biara Cistercian yang baru. Biara itu terletak di Lembah Cahaya (Clairvaux) dan Bernardus pun menjadi pemimpin biara disana. Sekarang biara itu lebih dikenal dengan nama Biara Clairvaux.

Katakombe.Org - Santo Bernardus

Meskipun Bernardus lebih senang bekerja dan berdoa dalam biara, ia tetap menjalankan tugasnya diluar biara, seperti berkhotbah, mendamaikan para penguasa dan memberikan nasihat bagi para paus. Ketika gereja membutuhkan sukarela untuk mempertahankan Tanah Suci di Yerusalem akibat Perang Salib, Bernardus berkhotbah ke Perancis dan Jerman, agar para bangsawan tetap melindungi warisan umat Kristiani di Yerusalem. 

Disisi lain, Bernardus juga banyak menulis karya tulis tentang pengalaman rohaninya, madah pujian dan syair yang sangat indah. Semua karya tulisnya telah membawa pengaruh baik bagi banyak orang, khususnya pada zamannya. Namun, Bernardus merasakan kerinduan yang sangat untuk hidup dalam keheningan bersama dengan Tuhan. Ia tidak suka dan tidak nyaman untuk menjadi terkenal.

IDLE SPECULATIONS: Saint Bernard of Clairvaux: The Holy Name of Jesus

Selain itu, Bernardus juga mempunyai devosi yang sangat luar biasa kepada Santa Perawan Maria. Setiap kali, Bernardus melewati patung Bunda Maria, Bernardus selalu mengucapkan “Salam Maria” dan seolah salam itu dijawab juga oleh Bunda Maria yang tersenyum kepadanya, sambil menjawab, “Salam Bernardus.” Dengan cara itulah Bunda Maria menunjukkan bahwa cinta dan devosi Bernardus telah menyenangkan hatinya.

Sebelum Bernardus meninggal dunia ditahun 1153, ia berpesan katanya, “Kita bukan anak malam dan kegelapan. Hiduplah sebagai anak cahaya.” Bernardus meninggal dunia di Biara Clairvaux, Perancis. Bernardus dikanonisasi pada tahun 1174 oleh Paus Alexander III dan diberi gelar Doktor Gereja pada tahun 1830 oleh Paus Pius VIII.

Leave a comment