Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Eugenius de Mazenod, Uskup (21 Mei)

St Eugene de Mazenod Pilgrimage 2010

Charles Joseph Eugenius de Mazenod lahir 1 Agustus 1782 di  Aix en Provence, Perancis. Ayahnya adalah seorang aristokrat yang bernama Charles Antoine dan ibunya bernama Marie Rose Joannis. Saat terjadi Revolusi Perancis, Eugenius dan keluarganya kehilangan semua harta mereka dan mereka terpaksa melarikan diri ke Italia. Ketika itu, Eugenius masih berusia 8 tahun dan ia menghabiskan waktu selama 11 tahun tinggal di Italia dengan berpindah-pindah kota.

Setelah Revolusi Perancis berakhir, Eugenius kembali ke Perancis. Pada saat Jumat Agung tahun 1807, Eugenius mengalami pengalaman rohani saat ia sedang berdoa di bawah kaki salib. Saat itu, ia merasakan besarnya kekuatan penuh dari kasih Allah. Sejak itu, Eugenius memutuskan untuk lebih mendalami kehidupan religius. Lalu, ia masuk Seminari Saint Sulpice, Paris pada tahun 1808 dan ditahbiskan 21 Desember 1811 diusia 29 tahun di Amiens, Perancis.

St. Eugene de Mazenod - Saints & Angels - Catholic Online

Eugenius sempat ditawari posisi sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Amiens. Namun, ia menolaknya dan lebih memilih untuk melayani umat di Aix en Provence. Sebagai seorang imam, Eugenius melayani mereka yang hidup miskin, melayani orang sakit, orang tahanan, orang terlantar dan membimbing mereka untuk kembali kepada gereja. Eugenius dicintai umatnya juga karena bahasa yang ia gunakan adalah bahasa lokal, bukan bahasa Perancis yang digunakan oleh kaum bangsawan.

Teladan hidup Eugenius telah menarik perhatian banyak kaum klerus dan kaum awam yang bergabung dengannya untuk membantu pelayanannya. Lalu, mereka bersama-sama mendirikan sebuah komunitas religius baru yang bermarkas di sebuah biara Karmel yang sudah terbengkalai. Pelayanan mereka ini berhasil mendapatkan reputasi yang baik dan menyebar dengan cepat, sehingga banyak uskup yang meminta bantuan mereka dari luar paroki. Karena itulah, Eugenius akhirnya mendirikan sebuah komunitas formal yang beranggotakan para imam dan para bruder awam untuk membantu pelayanannya. 

Missionary Oblates of Mary Immaculate Australia

Pada tanggal 17 Februari 1826, komunitas religius ini diresmikan oleh Paus Leo XII dengan nama The Missionary Oblates of Mary Immaculate (OMI). Pelayanan mereka lebih fokus kepada mereka yang belum mengenal Tuhan dan gereja. Keberhasilan mereka membuat karya mereka menyebar sampai ke Amerika Utara (Kanada dan Amerika Serikat).

Walaupun, Eugenius sangat menyukai pelayanannya sebagai misionaris, ia tetap patuh pada perintah Paus Gregorius XVI yang mentahbiskannya menjadi Uskup Marseilles pada tanggal 24 Desember 1837. Karyanya sebagai uskup juga luar biasa gemilang. Uskup Eugenius berhasil mendirikan 23 paroki baru, merenovasi dan membangun 50 gereja dan merawat para imam yang sudah lanjut usia serta mereka yang menjadi korban penganiayaan revolusi. Selain itu, Eugenius berhasil memulihkan kedisiplinan gerejawi dan memberikan pendidikan katekese bagi kaum muda serta memberi kesempatan kepada 33 ordo religius untuk berkarya di keuskupannya.

21 Mei - Pesta St. Eugenius de Mazenod, Bapa Pendiri Oblat Maria ...

Uskup Eugenius tutup usia 21 Mei 1861 di Marseilles, Perancis karena sakit kanker. Saat ia meninggal dunia, sudah ada 6 uskup dari Kongregasi OMI dan 400 misionaris OMI yang tersebar ke berbagai negara. Saat ini sudah ada sekitar 5.000 misionaris OMI yang berkarya di 68 negara. Kemudian, pada tanggal 12 Desember 1936, makamnya digali kembali dan ditemukan jasadnya masih utuh (incorrupt body). Berdasarkan penemuan itu, Eugenius pun divenerasi 19 November 1970 oleh Paus Paulus VI, dibeatifikasi 19 Oktober 1975 oleh Paus Paulus VI dan dikanonisasi 3 Desember 1995 oleh Paus Yohanes Paulus II.

Leave a comment