
Fabianus hidup dan lahir pada abad ke 3 di Roma, Italia. Menurut surat yang ditulis oleh Santo Siprianus, Fabianus merupakan orang awam pertama yang menjabat sebagai Paus Gereja Katolik ke 20.
Pada awal masa periode kepausannya, umat Kristen menjalani hidup yang cukup tenang dan aman dari penganiayaan bangsa Romawi yang dipimpin oleh Kaisar Decius. Fabianus juga membenahi administrasi gereja dan membagi wilayah gereja di Roma. Fabianus membagikannya menjadi 7 wilayah dengan didampingi masing-masing 1 diakon.
Selain itu, Fabianus juga mengangkat 7 subdiakon untuk mengatur tata laksana katakombe, memberi derma, mengumpulkan laporan martir yang telah gugur karena iman dan memindahkan makam Paus Pontianus dari Pulau Sardinia ke Roma.
Pada bulan Januari 250, Kaisar Decius kembali melakukan penganiyaan terhadap umat Kristiani. Paus Fabianus pun ditangkap dan dianiaya sampai meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Katakombe Santo Kalisitus. Relikuinya telah menjadi abu, namun bekas makamnya masih ada disana.
