Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Martin I, Paus dan Martir (13 April)

Los Papas, Vicarios de Cristo: San Martín l, Papa y Mártir

Martin adalah seorang imam Roma yang berpendidikan dan hidup kudus. Ia ditahbiskan menjadi Paus yang ke 74 pada bulan Juli 649. Karena adanya retak hubungan antara gereja dan beberapa penguasa yang tidak menghargai usaha Paus Martin dalam menjembatani perbedaan yang terjadi, Kaisar Konstans II dari Konstantinopel mengirim prajuritnya untuk menangkap Paus Martin di Roma. Para prajurit menyergap Paus Martin di Katedral Lateran dan menaikinya ke atas kapal.

Pada bulan Oktober 653, Paus Martin dijebloskan kedalam penjara di Konstantinopel selama 3 bulan. Disana ia hanya diberi sedikit makanan dan minum, tidak diizinkan untuk membasuh diri, dihina dipengadilan dan dijatuhi hukuman mati.

Gubernur Paulus dari Konstantinopel berusaha memohon keringanan hukuman untuk Paus Martin. Lalu, Paus Martin pun dibawa dengan kapal menyeberangi Laut Hitam dan mendarat di semenanjung Rusia bernama Crimea pada tahun 654. 

Selama di pengasingan, Paus Martin mengalami syok berat atas penderitaan yang dialami. Ia menulis segala penderitaan dan perasaan sedihnya karena dilupakan oleh umatnya yang ada di Roma. Namun, disisi lain Paus Martin juga memahami tekanan yang terjadi dari para penguasa yang membuat umatnya takut untuk menolongnya.

Setelah tinggal di pengasingan selama 2 tahun, akhirnya Paus Martin pun meninggal dunia sebagai martir karena kelaparan. Sejarah mencatat, Paus Martin adalah Paus terakhir yang dimaklumkan sebagai martir.

Leave a comment