Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Gildas, Pengaku Iman (29 Januari)

Diocese of Miri - Santo Gildas Yang Bijaksana, Pengaku...

Gildas lahir pada tahun 516 di Clydeside, Skotlandia dan berasal dari keluarga bangsawan. Sejak masih muda, Gildas sudah bertekad untuk mempraktekan gaya hidup mengorbankan diri. Hal ini ia lakukan agar bisa lebih dekat kepada Tuhan dan demi silih dosa-dosa yang dilakukan oleh orang-orang sezamannya.

Gildas menuliskan khotbah-khotbahnya yang kritis agar banyak orang yang bertobat dan berbalik kepada Tuhan. Dalam tulisannya, Gilda mendorong orang-orang untuk meninggalkan kejahatan dan perbuatan skandal mereka. 

Sebagai seorang rohaniwan, ia menerapkan kehidupan seorang pertapa. Ia tidak memilih hidup hening dalam doa, melainkan ia ingin menarik diri dari dunia sekelilingnya. Gildas berharap dengan tindakannya ini bisa membuat dirinya semakin dekat dengan Tuhan. Selain itu, Gildas juga menyadari bahwa, banyak orang yang tidak peduli akan Tuhan dan hukumNya. Karena itulah, banyak para rohaniwan, para imam, uskup dan para kaum awam laki-laki maupun wanita yang datang memohon nasihat dari Gildas. 

Menjelang akhir hidupnya, Gildas menjalani pola hidup sebagai pertapa di Britanny. Walaupun Gildas ingin hidup dalam kesendirian, namun para muridnya mengikutinya sampai ke Britanny. Gildas pun merasa bahwa Tuhan ingin ia membagi-bagikan karunia rohaninya kepada orang lain. 

Santo Gildas dikenal bagaikan nurani masyarakat, dimana kita sebagai manusia tak suka mendengar dosa. Tetapi dosa adalah hal yang nyata dan kita dicobai untuk melakukan hal yang salah atau lalai dalam dosa. Saat kita dicobai untuk berbuat dosa inilah, kita bisa berdoa memohon bantuan kekuatan dari Santo Gildas untuk melakukan hal yang benar. 

Leave a comment