
Yoseph hidup pada abad pertama dan berasal dari Nazareth, Israel. Ia diberi karunia istimewa oleh Allah untuk menjadi suami dari Bunda Maria dan sekaligus menjadi ayah yang merawat Yesus. Yoseph hidup miskin dan sederhana disepanjang hidupnya. Ia bekerja dibengkel tukang kayunya, sambil berperan sebagai kepala keluarga bagi Yesus dan Bunda Maria.
Apapun yang Tuhan perintahkan, Yoseph selalu melakukannya dengan tulus, rendah hati dan taat serta bijaksana. Yesus tetap taat dan mengasihi Yoseph sebagai ayahnya dan turut membantu pekerjaan ayahnya.
Umat Katolik mempercayai bahwa Yoseph meninggal dunia dengan damai dipelukan Yesus dan Bunda Maria. Maka, Santo Yoseph dihormati sebagai pelindung bagi mereka yang menghadapi ajal. Kemudian, Paus Pius IX menobatkan Santo Yoseph sebagai santo pelindung gereja universal.
