Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Santo Yohanes Penderma, Pengaku Iman (23 Januari)

budak bangka: Orang Kudus 23 Januari: St. Yohanes Penderma

Yohanes lahir tahun 550 di Alexandria, Mesir. Ia adalah seorang bangsawan yang saleh hidupnya. Setelah istrinya meninggal dunia, Yohanes menjadi seorang imam dan kemudian ditahbiskan menjadi uskup. 

Lalu pada tahun 608, Yohanes diangkat menjadi Gubernur Alexandria. Dengan posisi penting tersebut, Yohanes mengusahakan pemulihan perpecahan yang terjadi diantara umat dengan mempraktekkan belas kasih tanpa batas. Langkah awal yang Yohanes lakukan adalah mendata jumlah fakir miskin yang ada di Alexandria. Setelah didata, ternyata ada 7.500 jiwa kaum miskin yang ada di Alexandria. Yohanes pun bertekad menjadi pelindung pribadi mereka. 

Selain itu, Yohanes juga membuat pembaharuan hukum-hukum, sehingga ia disegani karena kebaikan hatinya dan juga karena ketegasannya. Setiap hari Rabu dan Jumat, Yohanes menyediakan waktunya untuk bisa ditemui oleh siapa saja, termasuk orang kaya, orang miskin, tunawisma maupun mereka yang terbuang. Bahkan ketika Yohanes mengetahui bahwa perbendaharaan gereja menyimpan 80.000 keping emas, Yohanes pun membagi-bagikannya di rumah-rumah sakit dan biara-biara. Dari tindakannya ini, maka semua kaum miskin mendapatkan cukup uang dan sarana untuk menopang hidup mereka. 

Setelah bangsa Persia selesai menjarah Yerusalem, Yohanes mengirimkan uang dan barang-barang bantuan bagi mereka yang menderita. Ia juga mengutus para pekerja Mesir untuk membantu membangun kembali gereja-gereja disana. Yohanes pun tidak pernah lelah membimbing para orang kaya untuk selalu murah hati dan selalu meyakinkan para kaum miskin akan penyertaan Tuhan. 

Yohanes meninggal dunia 11 November 619 dan karena segala kebaikannya, ia dikenal sebagai Yohanes si Penderma.

Leave a comment